BOLEH MELANGKAH SATU ATAU DUA LANGKAH KETIKA SHALAT

Abu Hazim bin Dinar berkata: “Ada beberapa orang datang kepada Sahl bin Sa’ad As-Sai’di ra untuk bertanya tentang asal dibuatnya mimbar. Sahl menjawab:”Demi Allah! Aku mengetahui benar dari apa mimbar ini dibuat karena aku melihat pertama kali mimbar ini diletakkan, dan pertama kali diduduki oleh Nabi SAW. Rasulullah SAW menyuruh seseorang kepada Fulanah (yang namanya disebutkan Sahl), ‘Suruhlah pembantumu yang tukang kayu itu membuatkan dudukkan untukku yang kugunakan ketika aku akan bicara pada orang-orang.’ Maka dibuatkan mimbar dari kayu hutan. Setelah selesai, dia mengutus seseorang menemui Rasulullah SAW dan menyampaikan bahwa permintaannya telah selesai, lalu diperintahkan supaya diletakkan disini. Kemudian aku melihat Rasulullah SAW shalat di atasnya dan takbir di atasnya, juga ruku’ diatasnya, kemudian mundur sampai di bawah mimbar dan sujud di bawah mimbar, kemudian kembali ke atas mimbar. Setelah selesai beliau menghadap kepada orang-orang dan bersabda ‘Wahai manusia, sengaja aku berbuat demikian agar kalian bisa mengikuti aku dan mengetahui cara shalatku.’” (Dikeluarkan oleh Bukhari pada kitab ke-11, Kitab Jum’at bab ke 26, bab Khutbah di atas mimbar).

Baca Juga:

Sidratul Muntaha

boleh-membawa-anak-kecil-ketika-shalat

 

Leave a Reply