• Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Slide # 1

    Slide # 1

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 2

    Slide # 2

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 3

    Slide # 3

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 4

    Slide # 4

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 5

    Slide # 5

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

     
  • Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Cara Me-Review Sebuah Paper [Pemula]

    Hai hallo para akademia muda….wah seru yah, kalau setiap hari semakin tinggi tantangannya. Hmm…penelitian sudah, publikasi sudah, nah tantangan baru bagi siapa saja yang sering publikasi, biasanya diundang oleh pengelola jurnal atau conference untuk mereview satu atau banyak paper. Bingung? pastinya kalo pemula, tapi….jangan khawatir, shareaddict Manda akan bantu kalian gimana caranya terlihat profesional dalam mereview. Ini dia:

    1. Biasanya suatu pengelola akan mengirimkan paper sekaligus form reviewer yang harus diisi, atau bisa juga by online seperti jurnal-jurnal yang dikelola inderscience. Nah perhatikan poin-poin penilaiannya yah, baca dulu dengan seksama, karena tidak jarang ada beberapa poin dari form reviewer yang kita tidak tahu contoh “Is the paperwritten according tothe journal guideline?“, kalau ada poin seperti dan kita belum tahun guideline nya kita bisa langsung kirim email pada admin supaya dikirimkan template dan paper guidelines nya atau minta link dimana kalian bisa mendapatkan file tersebut.
    2. Ada paper yang perlu direview hanya dengan pilihan ceklis, ada juga yang hanya meminta penilaian nominal berupa YES atau NO, ada juga yang minta skor dan tidak sedikiti yang membutuhkan penilian berupa narasi. Apapun bentuknya, reviewer harus selalu siap. Pilihan ceklis atau nominal memang mudah untuk diisi karena kita tinggal lihat apakah poin-poin yang ditanyakan tertera di paper atau tidak. Skor lebih menantang, kredibilitas kita sebagai reviewer perlu dijaga, karena terkadang satu paper direview secara blind-review oleh beberapa reviewer, nah kalo skor kita buat asal-asalan dan cenderung ngawur, hmmmm jangan sampai deh diketawain yah..pertimbangan pemberian skor yang memang berdasarkan keumuman dalam penilaian ilmiah. Nah yang paling menantang adalah ketika kita diminta untuk mengomentari paper berupa narasi, karena selain memperlihatkan kemampuan kita dalam menggunakan bahasa, narasi memperlihatkan betul kemampuan seorang reviewer. Reviewer yang asal gitu? mungkin banyak, tetapi bisa jadi karena memang tidak berpengalaman sehingga komentar yang muncul cenderung normatif, miskin kosa kata, dan biasanya hanya berupa kalimat perintah.
    3. Pada bagian General Comment, kalian bisa menggunakan kombinasi dari beberapa statement yang tersedia di bawah ini, tentunya jangan lupa disesuaikan dengan topik paper yang sedang dihadapi

    Contoh beberapa komentar datar: “use the template”, “add the literature review”, “mention the method”, “revise your English”, “add the data”, “Need a deeper discussion of the research results”. Komentarnya gak salah sih, tetapi kalau kita berada di posisi si penulis, apa yang ada dipikiran kalian, reviewernya kok sentimen sih, judes sih, tulisan kita mengecewakan yah?? kok kayaknya gak serius komentarnya, INI REVIEWERnya beneran???. Jangan sampai yah dikomentarin begitu sama penulis.

    Nah, ini dia beberapa contoh review yang redaksinya bisa kalian adopsi sambil modifikasi, disesuaikan dengan kebutuhan: klik link berikut ini Review Paper

    Leave a Reply