• Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Slide # 1

    Slide # 1

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 2

    Slide # 2

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 3

    Slide # 3

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 4

    Slide # 4

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

    Slide # 5

    Slide # 5

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

     
  • Student Affairs
  • Grants and Awards
  • Analisis Drama Theory pada Fim Kingsman: The Secret Service

    Maulida Yulian

    Tujuan

    Untuk menganalisis dilema yang terjadi pada kasus yang dialami seorang agen rahasia dalam menjalankan tugasnya dan menganalisis tindakan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dilema.

    Sinopsis :

    Film ini menceritakan kisah perekrutan mata-mata yang diikuti Gary ‘Eggsy’ Unwin (Taron Egerton). Ia mendapat rekomendasi dari Harry Hart alias Galahat (Colin Firth), yang merupakan rekan dari Ayah Eggsy yang juga merupakan seorang mata-mata handal. Eggsy pun mengikuti pelatihan menjadi agen rahasia pada sebuah organisasi rahasia Kingsman, sementara ancaman global muncul pada sosok pengusaha kaya jenius, Richmond Valentine (Samuel L. Jackson).

    Cerita dimulai di Argentina pada tahun 1997. Seorang agen rahasia bernama Harry Hart terlihat berbicara di depan pintu rumah seorang anak bernama Eggsy, yang saat itu masih berusia lima tahun. Harry memberikan nomor teleponnya kepada Eggsy, namun hanya boleh ditelpon saat dalam keadaan sangat kacau atau genting. Selama belasan tahun, Eggsy tak pernah menelponnya. Eggsy sendiri sebenarnya adalah putra dari teman Harry yang dulunya sama-sama menjadi anggota sebuah organisasi agen rahasia independen bernama Kingsman. Namun, ayah Eggsy meninggal saat menjalankan misi belasan tahun lalu di Timur Tengah.

    Suatu ketika Eggsy ditahan kepolisian karena berbuat ulah dan dikejar sekelompok orang. Setelah 17 tahun sejak pertemuan mereka, tiba-tiba saja Eggsy yang sudah berubah menjadi remaja menghubungi Harry, agen rahasia yang pernah ditemuinya dulu. Eggsy rupanya dia sedang mengalami kondisi darurat dan akhirnya Eggsy berhasil keluar setelah menghubungi Harry. Saat pertama kali bertemu dengan Harry, Eggsy yang sangat penasaran langsung mengajukan banyak pertanyaan yang tidak bisa semuanya dijawab oleh Harry karena banyak yang bersifat rahasia.

    Harry pun menawarkan Eggsy untuk melanjutkan posisi ayahnya sebagai agen rahasia karena melihat Eggsy memiliki potensi yang cukup besar. Karena tak punya pilihan, Eggsy akhirnya menuruti permintaan Harry untuk ikut tes sebagai agen rahasia yang disebut Kingsman. Dalam usaha keras Eggsy untuk lolos sebagai Kingsman, ia mengetahui bahwa saat ini organisasi agen rahasia tersebut tengah mengintai seorang ahli dibidang teknologi bernama Richmond Valentine, karena bukti pembunuhan salah satu agennya mengarah pada orang tersebut. Organisasi Kingsman mengetahui bahwa Valentine memiliki rencana jahat yang memanfaatkan teknologi komunikasi untuk menghancurkan dunia dengan melenyapkan sebagian besar umat manusia di bumi dan hanya menyisakan sedikit kaum pilihannya dengan alasan untuk menciptakan keseimbangan baru bagi bumi. Tetapi Kingsman harus memiliki bukti yang kuat untuk membongkar rencana jahat Valentine, yaitu dengan melakukan pengintaian terhadap Valentine dan bisnis yang dijalankannya. Kingsman juga menyuguhkan hal-hal futuristik dari perlengkapan gadget dan persenjataan canggih yang dipakai oleh agen rahasia ini.

    Scene Setting, Output : recognizing a conflict and perception of the situation

    Valentine memberitahukan kepada pimpinan Kingsman bahwa saat manusia terkena virus, maka manusia tersebut akan demam. Tubuh manusia meningkatkan suhunya untuk membunuh virus itu. Begitu halnya bumi, pemanasan global adalah demam dan beranggapan bahwa manusia adalah virus yang membuat planet sakit. Oleh karena itu Valentine mengatakan bahwa pembinasaan adalah satu-satunya harapan yang dimiliki, dia mengatakan jika tidak menekan kepadatan manusia, hanya ada dua akhir dari semuanya yaitu induknya yang membunuh virus atau virus yang membunuh induknya dan sebaliknya hasilnya akan sama yaitu virusnya mati. Sehingga Valentine ingin menyelesaikan masalah populasi ini sendiri dan dia yang memilih siapa saja yang akan binasa. Semua teman kayanya bisa hidup dan jika menurutnya seseorang pantas untuk hidup, maka dia akan menyelamatkannya walaupun orang itu akan menyetujuinya atau tidak. Pimpinan Kingsman berpendapat bahwa terkadang pembinasaan adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan manusia. Sejarah akan melihat Valentine sebagai orang yang menyelamatkan manusia dari kepunahan.

    Sebagai penghormatan kepada Harry salah satu agen Kingsman yang baru saja meninggal, Eggsy yang merupakan anggota baru Kingsman ditawari oleh pimpinan Kingsman yang sudah terpengaruh saat pembicaraannya dengan Valentine untuk menjadi bagian dari dunia baru bersama Valentine. Disuruh untuk menentukan pilihannya tetapi dia menolaknya karena kesetiaannya pada Harry yang berniat untuk menyelamatkan populasi manusia dan menyelamatkan dunia demi masa depan. Eggsy mengatakan masalah yang paling umum dari Kingsman adalah tangan yang terampil, Kingsman mengajarkannya banyak hal selain kecepatan tangan dan dia sudah menguasai hal tersebut.

    Eggsy mendapatkan pesan yang menyuruh untuk segera ke zona aman, dan waktu yang dimiliki Kingsman tidak banyak agar bisa menyelamatkan masa depan. Pada suatu acara yang diadakan oleh Valentine atau yang disebut dengan V-Day untuk merayakan sebuah era baru kelahiran umat manusia, dia mengatakan kepada orang-orang yang hadir bahwa mereka tidak perlu merasa bersalah dan takut karena mereka merupakan orang-orang terpillih yang tidak akan dimusnahkan. Tetapi, tanpa dia ketahui acara yang diadakannya telah diawasi oleh Kingsman yang berusaha untuk menggagalkan rencananya yang ingin menghancurkan sebagian besar umat manusia dan menjadi mata-mata di acara tersebut yang akhirnya kehadiran agen Kingsman diketahui oleh Valentine. Setelah mengetahui bahwa rencananya akan digagalkan, terjadi perkelahian antara anak buah Valentine dengan Kingsman sebelum akhirnya Valentine sendiri yang juga melakukan perkelahian dengan agen Kingsman yang masuk di acaranya sebagai mata-mata.

    Build-Up, Output : a common perception or reference frame

    Terdapat pihak yang terlibat dalam konflik yaitu antara Kingsman dan Valentine. Agen Kingsman melakukan pengintaian terhadap Valentine di acara yang diadakan oleh Valentine dengan melakukan penyamaran serta mencoba untuk menyadap sistem informasi agar rencana penghancuran umat manusia dapat digagalkan. Sayangnya, aksi yang dilakukan oleh agen Kingsman tidak berjalan lancar karena pihak Valentine menyadari dengan cepat situasi yang sedang terjadi dan masalah yang terjadi pada sistem informasinya.

    1

    Climax, Output : dilemmas of stakeholders

    • Kingsman

    Menghancurkan satelit musuh: agen Kingsman berusaha untuk menggagalkan rencana Valentine agar umat manusia dapat diselamatkan dengan menyusup ke jaringannya, mematikan sinyal satelit, dan menghancurkan satelit milik Valentine.

    Dilema :

    1. Rejection Dilemma terhadap Valentine

    Yaitu penolakan terhadap posisi Valentine bahwa ancaman yang diberikannya dianggap tidak kredibel oleh Kingsman karena Valentine yakin bahwa Kingsman lebih menyukai posisi Valentine dibandingkan posisi ancaman (t). Valentine tidak akan melindungi umat manusia yang dianggapnya tidak memiliki potensi. Kingsman lebih suka posisinya daripada kondisi Valentine. Tindakan yang akan dilakukan untuk menghilangkan dilema ini adalah :

    • Konsoliasi atau kompromi

    Memungkinkan bagi kedua pihak, karena pada dasarnya baik Kingsman maupun Valentine memiliki persamaan dasar, yaitu keduanya lebih menyukai posisi untuk masa depan yang lebih baik dibandingkan posisi ancaman (t). Hal yang menjadi masalah bagi Kingsman adalah Valentine akan melenyapkan sebagian umat manusia dan mengancam akan membunuh agen Kingsman. Tindakan konsoliasi atau kompromi adalah agen Kingsman akan berusaha untuk mempengaruhi Valentine agar menghentikan peredaran SIM card, dengan mengusulkan opsi-opsi baru yang menarik bagi Valentine untuk menghentikan peredaran. Sehingga dengan tindakan ini, baik Kingsman maupun Valentine bisa merevisi posisinya masing-masing yaitu dengan mengubah opsi dan preferensi masing-masing.

    • Penolakan

    Tujuan dari tindakan ini adalah untuk meyakinkan Valentine bahwa Kingsman benar-benar lebih menyukai posisi ancaman dari pada posisi Valentine, misalnya dengan mengirim pesan ke Valentine bahwa Kingsman benar-benar serius dengan ancamannya untuk meyakinkan Valentine bahwa biaya yang ditanggung Kingsman akan lebih besar bila dia menerima posisi Valentine dibandingkan ancaman (t), atau untuk meyakinkan Valentine bahwa ancaman akan memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dia menerima posisi Valentine.

    • Valentine
    • Melenyapkan sebagian umat manusia: memiliki rencana jahat yang memanfaatkan teknologi komunikasi untuk menghancurkan dunia dengan melenyapkan sebagian besar umat manusia di bumi dan hanya menyisakan sedikit kaum pilihannya dengan alasan untuk menciptakan keseimbangan baru bagi bumi.
    • Membunuh agen Kingsman: siapapun yang ingin menggagalkan rencananya, Valentine akan membunuh orang tersebut tanpa belas kasihan dan tidak terduga.

    Dilema :

    1. Rejection Dilemma terhadap Kingsman

    Valentine mengalami penolakanterhadap Kingsman, dimana penolakan Valentine terhadap posisi Kingsman dinilai tidak kredibel. Hal ini tidak lain akibat Kingsman merasa yakin bahwa Valentine lebih menyukai posisi Kingsman dibanding posisi ancaman (t). Selain itu ancaman mengenai membunuh agen Kingsman oleh Valentine masih diragukan oleh pihak Kingsman. Untuk dapat menghilangkan dilema ini, terdapat pilihan tindakan yang dapat dilakukan oleh Valentine, yaitu :

    • Konsoliasi atau kompromi

    Terdapat persamaan antara Valentine dan Kingsman yaitu keduanya menyukai posisi Kingsman dibandingkan posisi ancaman (t). Namun, yang menjadi masalah bagi Valentine adalah Kingsman ingin agar Valentine tidak melenyapkan sebagian umat manusia dan tidak membunuh agen Kingsman.

    Bentuk tindakan konsolidasi atau kompromi yang dapat dilakukan oleh Valentine adalah berusaha untuk mempengaruhi Kingsman agar setuju dengan putusan akhir Valentine yang ingin melenyapkan sebagian besar umat manusia serta turut mengusulkan opsi-opsi baru yang menarik bagi Kingsman, sehingga kedua pihak ini akan merevisi posisinya masing-masing dengan cara mengubah opsi dan preferensi mereka.

    • Penolakan

    Tujuan dari tindakan ini adalah untuk meyakinkan Valentine bahwa Kingsman benar-benar lebih menyukai posisi ancaman (t) dari pada posisi Valentine, misalnya dengan mengirim pesan ke Valentine bahwa Kingsman akan benar-benar serius dengan ancamannya.

    Resolution

    Aksi atau tindakan yang dilakukan player satu yaitu Kingsman untuk meminimalisir dilema adalah dengan aksi nyata atau tindakan yang dilakukan agen Kingsman dalam film yaitu membantu pihak lain yang terlibat dalam konflik yang menjadi sasaran pembunuhan yang telah direncanakan oleh Valentine. Menangani efek yang ditimbulkan oleh SIM card yang sudah tertanam pada telinga sebagian umat manusia yang tidak diinginkan oleh Valentine, karena pada saat rencana tersebut telah dijalankan maka orang-orang dapat saling memukuli dan membunuh satu sama lain. Oleh sebab itu cara agen Kingsman untuk mengurangi dilema yang terjadi dengan menghancurkan satelit dan menyadap sistem informasi. Menjadi mata-mata yang menyelamatkan dunia.

    Aksi atau tindakan yang dilakukan oleh player dua yaitu Valentine adalah dengan melakukan rejection dilemma, hal ini berarti Kingsman memilih untuk melakukan tindakan rejection untuk menghilangkan dilema ini. Jadi, aksi atau tindakan yang dilakukan oleh masing-masing player di film tidak ada negosiasi yang terjadi dan masing-masing pihak meminimalisir dilema yang ada dengan melakukan konsolidasi atau kompromi karena bersikeras dengan opsi yang mereka miliki.

    Denouement

    Berdasarkan yang ada di resolusi dapat disimpulkan bahwa kesimpulan atau akhir cerita berakhir dengan tragedi. Rencana yang sebelumnya sudah direncanakan oleh Valentine kacau dan berhasil digagalkan oleh agen Kingsman. Valentine terbunuh dan Kingsman dapat membebaskan para pihak yang telah dikurung oleh Valentine.

    1. Pendalaman Kajian
    2. Course of action

    Player 1 : Kingsman, mempunyai dua tindakan atau aksi :

    • Konsiliasi atau kompromi

    Ada kesamaan antara Kingsman dan Valentine. Untuk keduanya, posisi Valentine berpotensi lebih baik daripada mengancam masa depan. Masalah yang dimiliki oleh pihak Kingsman adalah desakan dari Valentine bahwa :

    • Kingsman tidak seharusnya menghancurkan satelit
    • Valentine harus melenyapkan sebagian umat manusia, dan harus membunuh agen Kingsman agar rencananya berhasil

    Mengapa Valentine mengambil posisi ini? Kingman menganalisis kekhawatiran yang mendasari Valentine. Kemudian agen Kingsman mengirimkan pesan yang menyarankan bagaimana untuk mengubah posisi mereka untuk membuat mereka kompatibel. Jadi, emosi yang dihasilkan adalah positive emotion terhadap Valentine.

    • Penolakan

    Kingsman mengirimkan pesan untuk meyakinkan Valentine bahwa agen Kingsman tidak suka masa depan terancam demi posisi yang dimiliki Valentine. Pesan yang dikirimkan menunjukkan hal yang mengancam masa depan :

    • Kingsman akan menghancurkan satelit untuk menyelamatkan masa depan
    • Valentine tidak akan melenyapkan sebagian umat manusia

    Tetapi hal ini tidaklah cukup. Untuk mengubah pikiran Valentine, pesan yang dikirimkan oleh Kingsman harus menambah atau mengubah kumpulan pilihan yang tersedia, melakukan satu atau kedua hal berikut ini:

    • Menunjukkan bahwa biaya untuk Kingsman daripada posisi yang dimiliki Valentine lebih baik atau lebih kredibel daripada yang dibayangkan oleh Valentine.

    Emosi yang dihasilkan adalah negative emotion atau netral terhadap Valentine.

    • Menunjukkan keuntungan untuk Kingsman daripada ancaman yang lebih besar untuk masa depan, atau lebih kredibel daripada yang dibayangkan oleh Valentine.

    Emosi yang dihasilkan adalah negative emotion atau netral terhadap Valentine.

    Player 2 : Valentine, mempunyai dua tindakan atau aksi :

    • Konsiliasi atau kompromi

    Ada kesamaan antara Kingsman dan Valentine. Untuk keduanya, posisi Kingsman berpotensi lebih baik daripada mengancam masa depan. Masalah yang dimiliki Valentine adalah desakan dari Kingsman bahwa :

    • Kingsman harus menghancurkan satelit
    • Valentine tidak seharusnya melenyapkan sebagian umat manusia, dan tidak seharusnya membunuh agen Kingsman

    Mengapa Kingsman mengambil posisi ini ? Valentine menganalisis kekhawatiran yang mendasari Kingsman. Kemudian Valentine mengirimkan pesan yang menyarankan bagaimana untuk mengubah posisi mereka untuk membuat mereka kompatibel. Jadi, emosi yang dihasilkan adalah positive emotion terhadap Kingsman.

    • Penolakan

    Valentine mengirimkan pesan untuk meyakinkan Kingsman bahwa Valentine tidak suka masa depan terancam demi posisi Kingsman. Pesan yang dikirimkan menunjukkan hal yang mengancam masa depan:

    • Valentine akan membunuh agen Kingsman

    Tetapi hal ini tidaklah cukup. Untuk mengubah pikiran agen Kingsman, pesan yang dikirimkan oleh Valentine harus menambah atau mengubah kumpulan pilihan yang tersedia, melakukan satu atau kedua hal berikut ini:

    • Menunjukkan bahwa biaya untuk Valentine daripada posisi yang dimiliki agen Kingsman lebih baik atau lebih kredibel daripada yang dibayangkan oleh Kingsman.

    Emosi yang dihasilkan adalah negative emotion atau netral terhadap Kingsman.

    • Menunjukkan keuntungan untuk Valentine daripada ancaman yang lebih besar untuk masa depan, atau lebih kredibel daripada yang dibayangkan oleh Kingsman.

    Emosi yang dihasilkan adalah negative emotion atau netral terhadap Kingsman.

     

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan yaitu sebagai berikut :

    Terdapat satu frame dan tiga dilema yang terdapat pada kasus yang terjadi antara Kingsman dan Valentine. Masing-masing pihak melakukan aksi untuk meminimalisir dilema yang terjadi dan akhirnya tidak ada kesepakatan maupun negosiasi yang terjadi diantara kedua belah pihak yang berkonflik.

    1. Pada frame terdapat tiga dilema yang dihadapi oleh pihak yang terlibat dalam konflik antara Kingsman dan Valentine. Frame tersebut terdiri dari dilema yaitu pihak Kingsman mengalami Rejection Dilemma terhadap Valentine, begitupun sebaliknya.
    2. Dari frame terdapat dilema sebagai akibat adanya tindakan yang dilakukan oleh suatu pihak terhadap pihak lain sehingga pada akhirnya mampu menciptakan situasi dan posisi berdasarkan konsoliasi atau kompromi. Tindakan yang telah dilakukan masing-masing pihak berbeda-beda, yakni berupa tindakan positif berupa kompromi ataupun tindakan negatif berupa sikap mengancam, memaksa dan lain sebagainya.

    Referensi

    Zakky, Mokhamad.(2015). Review dan Sinopsis Kingsman: The Secret Service (2015). [online]. http://namafilm.blogspot.co.id/2015/08/kingsman-the-secret-service.html#ixzz46RCfHepU [21 April 2015]
    Dory. (2014). Kingsman: The Secret Service (2015). [online]. http://movie.co.id/kingsman-the-secret-service/ [21 April 2015]

    Leave a Reply