Crowd Combo

Di era new wave marketing, konsep marketing mix akan berubah menjadi crowd combo karena perubahan teknologi dan berkembangnya internet. Crowd combo terdiri dari (Kertajaya, 2009:202) :

Di era new wave marketing, konsep marketing mix akan berubah menjadi crowd combo karena perubahan teknologi dan berkembangnya internet. Crowd combo terdiri dari (Kertajaya, 2009:202) :

Co-Creation

Co-Creation bermakna cenderung lebih dinamis, bersifat interaktif, dan berasal dari multisumber berbeda dengan produk yang cenderung statis, bersifat satu arah, dan berasal dari satu sumber.

Currency

Currency bermakna lebih fleksibel dibanding harga yang maknanya cenderung tetap. Jadi, produk atau co-creation yang telah dibuat nantinya tidak punya suatu nilai harga yang tetap. Untuk produk yang sama, nilainya bisa naik, bisa pula turun.

Communal Activation

Communal activation ini berarti mengaktifkan sebuah komunitas lewat para pemimpin atau aktivis komunitas itu. Orang-orang seperti inilah yang mampu memasarkan produk alias co-creation kepada para anggota komunitas lainnya. Untuk memasarkan co-creation kita dalam komunitas, kita membutuhkan orang-orang yang menjadi simpul-simpul atau aktivis-aktivis di situ. Orang-orang seperti inilah yang akan bicara soal co-creation kita. Di era new wave marketing ini, para pemimpin atau aktivis komunitas memang akan semakin berperan sebagai perantara antara produsen dan pelanggan.

Conversation

Conversation merupakan istilah bagi promosi dalam era New Wave Marketing menurut Hermawan Kertajaya. Promotion itu sifatnya searah, top-down, dan one-to-many. Semua itu sifatnya vertical. Sementara conversation itu sifatnya horizontal: dua arah, peer-to-peer, dan many-to-many. Sebagian besar bentuk promosi yang dilakukan sekarang datangnya dari perusahaan dan ditujukan kepada pelanggan. Hampir tidak ada interaksi sama sekali antara perusahaan dan pelanggan ataupun antarpelanggan sendiri. “Kebenaran” yang ada hanya satu versi, yaitu versi perusahaan. Sementara, Conversation berarti terjadi diskusi alias interaksi antara dua pihak yang kedudukannya setara. Di sini “kebenaran”nya merupakan kebenaran bersama (common truth). Dengan demikian, pelanggan akan lebih bisa menerima kebenaran bersama itu ketimbang kebenaran satu versi saja. Hal ini karena dalam conversation pelanggan bisa meng-Clarify hal-hal yang diutarakan oleh perusahaan. Dengan demikian, dari sisi penerimaan pelanggan terhadap informasi yang disampaikan perusahaan, conversation akan menjadi lebih dipercaya ketimbang promosi.

Dengan apa yang disampaikan oleh Hermawan Kertajaya, menganalilis orang-orang yang berpengaruh dalam sebuah komunitas dapat membantu perusahaan untuk memasarkan produknya melalui orang-orang yang berpengaruh tersebut. Selain itu orang-orang ini juga bisa memulai untuk melakukan conversation dalam komunitasnya

Co-Creation bermakna cenderung lebih dinamis, bersifat interaktif, dan berasal dari multisumber berbeda dengan produk yang cenderung statis, bersifat satu arah, dan berasal dari satu sumber

Currency

Currency bermakna lebih fleksibel dibanding harga yang maknanya cenderung tetap. Jadi, produk atau co-creation yang telah dibuat nantinya tidak punya suatu nilai harga yang tetap. Untuk produk yang sama, nilainya bisa naik, bisa pula turun.

Communal Activation

Communal activation ini berarti mengaktifkan sebuah komunitas lewat para pemimpin atau aktivis komunitas itu. Orang-orang seperti inilah yang mampu memasarkan produk alias co-creation kepada para anggota komunitas lainnya. Untuk memasarkan co-creation kita dalam komunitas, kita membutuhkan orang-orang yang menjadi simpul-simpul atau aktivis-aktivis di situ. Orang-orang seperti inilah yang akan bicara soal co-creation kita. Di era new wave marketing ini, para pemimpin atau aktivis komunitas memang akan semakin berperan sebagai perantara antara produsen dan pelanggan

Conversation

Conversation merupakan istilah bagi promosi dalam era New Wave Marketing menurut Hermawan Kertajaya. Promotion itu sifatnya searah, top-down, dan one-to-many. Semua itu sifatnya vertical. Sementara conversation itu sifatnya horizontal: dua arah, peer-to-peer, dan many-to-many. Sebagian besar bentuk promosi yang dilakukan sekarang datangnya dari perusahaan dan ditujukan kepada pelanggan. Hampir tidak ada interaksi sama sekali antara perusahaan dan pelanggan ataupun antarpelanggan sendiri. “Kebenaran” yang ada hanya satu versi, yaitu versi perusahaan. Sementara, Conversation berarti terjadi diskusi alias interaksi antara dua pihak yang kedudukannya setara. Di sini “kebenaran”nya merupakan kebenaran bersama (common truth). Dengan demikian, pelanggan akan lebih bisa menerima kebenaran bersama itu ketimbang kebenaran satu versi saja. Hal ini karena dalam conversation pelanggan bisa meng-Clarify hal-hal yang diutarakan oleh perusahaan. Dengan demikian, dari sisi penerimaan pelanggan terhadap informasi yang disampaikan perusahaan, conversation akan menjadi lebih dipercaya ketimbang promosi.

Dengan apa yang disampaikan oleh Hermawan Kertajaya, menganalilis orang-orang yang berpengaruh dalam sebuah komunitas dapat membantu perusahaan untuk memasarkan produknya melalui orang-orang yang berpengaruh tersebut. Selain itu orang-orang ini juga bisa memulai untuk melakukan conversation dalam komunitasnya

Leave a Reply